Good To Great #1 - Baik Menjadi Hebat

Hanya sedikit orang mempunyai kehidupan yang hebat. Banyak orang merasa puas diri dengan kehidupannya yang dirasakan cukup baik, sehingga mereka tidak lagi mengupayakan kehidupan yang hebat.
Demikian juga, banyak perusahaan baik yang berhenti berkembang karena mereka merasa nyaman di posisinya yang baik. Perusahaan-perusahaan itu tidak lagi mengejar posisi yang hebat.
Baik adalah musuh dari hebat
[Jim Collins].
Baik itu tidak baik jika menyebabkan Anda berhenti berkembang. Bila yang lebih baik masih mungkin bagi Anda, mengapa tidak sekalian menjadi yang terbaik? Mengapa tidak menjadi hebat?
Ada beberapa perusahaan di dunia berhasil melakukan lompatan yang luar biasa, dari biasa-biasa saja menjadi luarbiasa, dari Baik menjadi hebat. Coba Anda telaah satu kasus ini. Walgreens dulunya di kenal di AS sebagai perusahaan yang biasa-biasa saja. Pada tahun 1975, entah bagaimana, terjadi “keajaiban”… Buummm… Walgreens menanjak, menanjak dan terus menanjak. Saham Walgreens mengalahkan bintang teknologi Intel hampir dua kali, General Electrics dengan hampir lima kali, Coca-Cola dengan hampir delapan kali, dan pasar saham umum NASDAQ dengan hampir 15 kali.
Bagaimana caranya, bagaikan impian di dalam kisah dongeng, seekor “kodok” dapat berubah menjadi seorang “pangeran” ?

Walgreens mampu melakukan lompatan besar, sedangkan perusahaan lain, yang dalam industri yang sama, dengan kondisi yang sama, sumber daya yang sama, peluang yang sama, tidak mengalami pertumbuhan yang demikian hebatnya?
Kasus ini yang menjadi awal mula dan inti dari pencarian Jim Collins beserta team-nya, untuk menemukan;
“Apakah sebuah perusahaan yang baik dapat menjadi perusahaan yang hebat dan,
bila demikian halnya, bagaimana caranya?
(bersambung ...)
Disarikan oleh:
Johny Rusly
Tips, Strategi dan artikel Bisnis
Sumber: Good To Great – Jim Collins
- Posted by: johny rusly