Good To Great #2 - Menguak Tabir Rahasia “Baik Menjadi Hebat ”
Dalam perjalanannya mencari perusahaan yang bermetamorfosis dari perusahaan yang baik menjadi hebat, Jim Collins dan teman-temannya mulai melakukan penelitian. Mereka melakukan analisa pada 1.435 perusahaan yang terdaftar pada Fortune 500 pada kurun waktu 1965 – 1995.
Kriteria-kriteria yang ditetapkan Jim Collins dalam menilai kehebatan transformasi sebuah perusahaan adalah sebagai berikut (lihat gambar):
- Hasil saham kumulatif - selama 15 tahun sebelum transisi - sama atau dibawah harga saham umum.
- Hasil saham kumulatif - 15 tahun setelah transisi – paling sedikitnya tiga kali harga pasar saham umum.
(Catatan: Analoginya dalam dunia kerja; seorang yang pada 15 tahun sebelumnya Anda kenal bukan siapa-siapa, 15 tahun kemudian mendapat penghasilan - tiga sampai 18.5 kali - lebih banyak di bandingkan dengan rekan-rekan sekerjanya. Penelitian Jim Collins berkisar pada titik perubahaan dan bagaimana hal ini dapat terjadi.)
Jim Collins dan rekan-rekannya, setelah menghabiskan waktu 10.5 tahun kerja, membaca 6.000 artikel, menghasilkan 2.000 halaman transkrip wawancara, menciptakan 384 byte data komputer, dan serangkaian debat panas “sampai memukul meja” serta perenungan-perenungan mendalam, akhirnya mereka berhasil menemukan 11 perusahaan yang memenuhi kriteria di atas.

Perusahaan Good To Great
Ke sebelas perusahaan Good To Great (catatan: semuanya perusahaan AS) adalah;
- Abbott,
- Circuit City,
- Fannie Mae,
- Gillette,
- Kimberly-Clark,
- Kroger,
- Nucor,
- Philip Morris,
- Pitney Bowes,
- Walgreens, dan
- Wells Fargo.
Perusahaan Pembanding
Untuk dapat mengukur kehebatan ke sebelas perusahaan tersebut, harus ada tolak ukurnya. Pertanyaan berikutnya; jika perusahaan tersebut begitu hebat, lalu kehebatannya itu dibandingkan apa? Dan siapa? Collins dan tim memilih 2 set perusahaan pembanding:
1. Perbandingan langsung –
Perusahaan dalam industri yang sama dengan sumber daya yang sama dan peluang yang sama baiknya, tetapi tidak menunjukkan lompatan dalam kinerja.
- Abbott versus Upjohn,
- Circuit City vs Silo,
- Fannie Mae vs Great Western,
- Gillette vs Warner-Lambert,
- Kimberly-Clark vs Scott Kertas,
- Kroger vs A & P,
- Nucor vs Betlehem Steel,
- Philip Morris vs RJ Reynolds,
- Pitney Bowes vs Addressograph,
- walgreens vs Eckerd,
- Wells Fargo vs Bank of America
2. Perbanding tidak berkesinambungan
Perusahaan-perusahaan tersebut meroket dalam jangka pendek, namun sayangnya mereka gagal untuk mempertahankan kehebatannya untuk jangka panjang;
- Burroughs,
- Chrysler,
- Harris,
- Hasbro,
- Rubbermaid, dan
- Teledyne
Selain itu, Jim Collins dan rekan-rekannya juga menemukan beberapa fakta menarik, yang beberapa di antaranya berbeda jauh dengan asumsi-asumsi dan praktek nyata dunia bisnis saat ini. Mereka menguak tabir rahasia, bagaimana sebuah perusahaan dapat bertransformasi diri, dari sebuah perusahaan yang baik menjadi perusahaan yang hebat.
(bersambung)
Artikel selanjutnya: 6 Konsep - Good To Great
Disarikan oleh:
Johny Rusly
Tips, Strategi dan artikel Bisnis
Sumber: Good To Great – Jim Collins
- Posted by: johny rusly