Konsep Inti Bisnis
Bila Anda memecahkan sebutir telur ayam dan memperhatikan sekilas, Anda akan segera melihat putih telur dan kuning telurnya.
Sekarang, coba perhatikan dengan lebih seksama di bagian kuning telurnya. Anda akan dapat melihat sebuah titik hitam. Titik itu bukanlah noda, melainkan sebuah inti kehidupan dan cikal bakal dari seekor ayam dewasa.
Inti-inti tersebut, bila di tetaskan akan melahirkan berbagai ayam yang unik, yang berbeda antara satu ekor dengan yang lainnya.
Hal yang serupa akan dapat Anda temui pada sebuah perusahaan.
Pada semua perusahaan, seperti pada telur ayam, Anda akan melihat pola yang sama, seperti memajang lebih indah, membeli lebih murah, menjual lebih mahal diatas biaya, mengutamakan pelayanan ke pelanggan, menagih tepat waktu dan lain sebagainya.
Namun,
Mengapa ada perusahaan yang sukses dan ada perusahaan kurang sukses?
Walaupun katakan perusahaan tersebut adalah franchiser dan memiliki sistem dan pola bisnis yang identik?
Yang menciptakan perbedaan adalah sebuah titik hitam dalam konsep bisnis Anda, yaitu core dari konsep bisnis Anda.
Inti dari konsep bisnis bisa merupakan pelayanan yang lebih ramah, karyawan yang selalu tersenyum, bekerja lebih keras, bekerja lebih pintar, bekerja berdasarkan prioritas dsb.
Perbedaan-perbedaan kecil inilah yang menciptakan perbedaan besar antara perusahaan yang sukes dan yang gagal.
Contoh-contoh Core business concept:
· Menjadi #1 dan #2 atau keluar dari bisnis (Jack Welch di GE).
· Merangkul supplier sebagai bagian dari perusahaan (walmart).
· Model terbaru setiap hari (www.tanah-abang.com)
Untuk sukses luarbiasa,
Anda tidak hanya perlu mengenali konsep bisnis Anda,
Anda perlu menggali lebih jauh inti konsep yang memungkinkan bisnis Anda sukses melampaui pesaing Anda.
See You At The top,
Johny Rusly
- Posted by: irwanto